Sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru dan Pengembangan Pariwisata di Jombang

Pada tanggal 15 Mei 2024, sebuah acara penting dilangsungkan di Resto Arimbi-Sendang Rejosari, yang menggabungkan dua tema utama: Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan pengembangan pariwisata di Jombang. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak yang berperan penting dalam dunia pendidikan dan pariwisata setempat.

Sosialisasi Empat Jalur PPDB

Salah satu agenda utama dalam acara ini adalah sosialisasi empat jalur PPDB yang akan diterapkan di Jombang. Empat jalur tersebut meliputi:

  1. Jalur Afirmasi: Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu. Tujuan dari jalur afirmasi adalah untuk memastikan bahwa semua anak, terlepas dari latar belakang ekonomi, memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.

  2. Jalur Zonasi: Jalur ini bertujuan untuk mendekatkan peserta didik dengan sekolah yang berada di sekitar tempat tinggal mereka. Dengan adanya jalur zonasi, diharapkan terjadi pemerataan kualitas pendidikan dan kemudahan akses bagi peserta didik.

  3. Jalur Perpindahan: Jalur ini diberikan kepada calon peserta didik yang mengikuti perpindahan tugas orang tua atau wali, sehingga anak-anak dari keluarga yang sering berpindah tempat tinggal tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa hambatan.

  4. Jalur Prestasi: Jalur ini memberikan kesempatan kepada peserta didik yang memiliki prestasi akademik maupun non-akademik untuk mendapatkan tempat di sekolah yang diinginkan. Prestasi ini mencakup berbagai bidang seperti olahraga, seni, dan sains.

Tokoh yang Hadir

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:

  1. Ketua Umum ASPARJO (Asosiasi Pariwisata Jombang)
  2. Kepala dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang
  3. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jombang
  4. Edy Kuncoro dan Rubath, tokoh masyarakat dan penggerak pendidikan
  5. Kepala SMKN Wonosalam dan Ketua Program Studi Agribisnis Tanaman Pangan (ATP)
  6. Tim Komunitas Pariwisata Wonosalam
  7. Dan beberapa pengelola tempat wisata di Jombang.

Sinergi Pendidikan dan Pariwisata

Selain sosialisasi PPDB, acara ini juga menjadi ajang diskusi mengenai pengembangan pariwisata di Jombang. Ketua Umum ASPARJO menekankan pentingnya sinergi antara sektor pendidikan dan pariwisata untuk memajukan Jombang. Dengan peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di bidang kepariwisataan, diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia yang kompeten dan siap berkontribusi dalam industri pariwisata lokal.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jombang juga menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mempromosikan potensi wisata daerah. Dengan dukungan teknologi, informasi mengenai destinasi wisata di Jombang dapat lebih mudah diakses oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Sementara itu, Kepala SMKN Wonosalam dan Ketua Prodi ATP berbagi pengalaman mengenai program-program pendidikan yang mendukung pariwisata, seperti pelatihan keahlian di bidang agribisnis dan ekowisata. Tim Komunitas Pariwisata Wonosalam turut mempresentasikan beberapa inisiatif lokal yang berhasil menarik minat wisatawan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.

Acara sosialisasi PPDB dan pengembangan pariwisata di Resto Arimbi-Sendang Rejosari ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pendidikan dan pariwisata di Jombang. Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan inisiatif-inisiatif yang dibahas dapat diimplementasikan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jombang.

Kolaborasi yang erat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas pariwisata menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pendidikan yang berkelanjutan di Jombang.

Postingan Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari di web Ini

banner

Youtube

Facebook

Random Post

Pariwisata Jombang

banner